Jakarta, Desember 2015 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Publik Nasional (SP4N).

Dalam kerangka LAPOR! – SP4N yang dikelola Kantor Staf Presiden, seluruh kanal pengaduan kelak akan terhubung satu sama lain dalam konsep no wrong door policy. Lantas, bagaimana memastikan laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik oleh instansi pemerintah? Oleh karenanya Kantor Staf Presiden menggandeng Ombudsman RI selaku pengawas pelayanan publik untuk memastikan efektivitas penerapan LAPOR! – SP4N.

Bekerjasama dengan Ombudsman RI Kantor Perwakilan Provinsi Lampung, Kantor Staf Presiden yang diwakili oleh Okky Oktaviani selaku Tenaga Ahli mengadakan Lokakarya dan Pelatihan SP4N di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung pada Selasa (1/12). Diharapkan dari kegiatan ini penyelenggara pelayanan publik mampu melakukan pengelolaan pengaduan dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Pelatihan dan lokakarya yang digalang Kantor Staf Presiden bersama Ombudsman RI ini merupakan langkah penting dalam rangka menyosialisasikan LAPOR! - SP4N ke pemda dan masyarakat.

“Sehingga laporan masyarakat tidak hanya dikawal oleh Kantor Staf Presiden dan Kementerian PAN-RB, tetapi juga diawasi oleh Ombudsman RI selaku lembaga eksternal sehingga kepercayaan publik dapat kita jaga” ujar Okky Oktaviani.

Simak publikasi seputar LAPOR! dalam Lokakarya dan Pelatihan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) di Provinsi Lampung:

http://www.lampungprov.go.id/berita-1580-lokakarya-dan-pelatihan-sistem-pengelolaan-pengaduan-pelayanan-publik-nasional 

http://lampung.antaranews.com/berita/286536/pemprov-lampung-terus-tingkatkan-kualitas-pelayanan-publik  

http://www.duajurai.com/2015/12/kantor-staf-presiden-dan-ombudsman-lampung-gelar-pelatihan-sp4n-lapor/ 

http://www.duajurai.com/2015/12/ombudsman-lampung-minta-dukungan-soal-lapor/ 

http://www.harianfokus.com/2015/12/02/ombudsman-lampung-gelar-lokakarya/ 

http://seputarlampung.co.id/pemprov-lampung-gelar-lokakarya-sp4n/ 

 

 

LAPOR!

 

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat.

 

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui

 

lapor.go.id atau SMS ke 1708

 

blog.lapor.go.id

 

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

 

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

 

LAPOR! merupakan salah satu dari banyak bukti nyata implementasi Rencana Aksi Open Government Indonesia (Renaksi OGI). Tahun ini, OGI kembali menyusun program kerja yang dituangkan dalam Renaksi OGI untuk mendorong pemerintahan yang lebih terbuka dan partisipatif.

 

Kamu punya aspirasi dan ingin perbaikan?

 

Pemerintah melalui gerakan OGI mengajak kamu untuk turut terlibat dalam proses penyusunan Renaksi OGI 2016-2017 dengan menyuarakan aspirasi kamu melalui: http://opengovindonesia.org/suarakan-aspirasi-kamu/

 

Kolaborasi dan partisipasi aktif pemerintah dan masyakarat, kunci hadirnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Pemerintah kini sudah semakin terbuka akan inovasi transparansi melalui langkah pelibatan masyarakat.Pemerintah butuh aspirasi kamu, #IniSaatnya kamu ambil peran dengan suarakan aspirasimu!

 

 

Facebook OGI : Open Government Indonesia

Twitter OGI : @OpenGovIndo

Youtube OGI : indonesiaopengov

Jakarta, November 2015 - Pengelola LAPOR! diundang oleh Asia Society Philippines dalam acara tahunan mereka, yaitu Asia Society Philippines Transparency Forum 4.0. Bersama dengan The World Bank, Transparency International Korea, Information and Communications Technology Office (DOST-ICTO) Philippines, Commission on Elections (COMELEC) Philippines, National Citizens' Movement for Free Elections (NAMFREL) Philippines, Young Public Servants, Movement for Good Governance dan The Supreme Court Philippines, pengelola LAPOR! dibawah Kedeputian I Kantor Staf Presiden, menjadi narasumber dalam dialog bertema The Road to an Empowered Citizenry.

Dalam acara tersebut, Agung Hardjono, Tenaga Ahli Utama di Kedeputian I Kantor Staf Kepresidenan, mempresentasikan mengenai LAPOR! sebagai sistem penampung aspirasi masyarakat dan transparansi pemerintah. Tidak hanya diundang sebagai narasumber, Agung Hardjono juga sempat diwawancarai oleh salah satu media nasional Filipina, ABS-CBN.

Dalam wawancaranya, Agung Hardjono menjelaskan pentingnya LAPOR! berada di bawah pengawasan Presiden langsung melalui Kantor Staf Presiden. Dengan sistem yang demikian, pemerintah berharap setiap aspirasi atau pengaduan masyarakat yang di sampaikan melalui LAPOR! dapat lebih cepat direspon dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Selain itu, LAPOR! juga menggunakan sistem yang sangat transparan dalam sistem kerjanya dimana pelapor dapat terus mengawal laporan yang dilaporkan melalui tracking id yang didapatkan ketika melapor. Lebih jauh, LAPOR! juga secara berkala menyajikan infografis mengenai isu laporan yang sering dilaporkan serta tingkat respon setiap kementrian. Dengan demikian, masyarakat memiliki peranan penting dalam menyukseskan LAPOR!. Tidak hanya sebagai pelapor, tetapi juga berperan sebagai pengawas kinerja setiap instansi pemerintah.

Hingga saat ini, pengelola LAPOR! juga terus meningkatkan kerjasama-kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka menyosialisasikan LAPOR! terhadap seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Sebaik apapun sistem yang dimiliki oleh LAPOR!, akan lebih baik apabila diimbangi dengan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap LAPOR!. Mewujudkan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas merupakan tanggung jawab baik pemerintah maupun masyarakat.

 

 

LAPOR!

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat.

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui

lapor.go.id atau SMS ke 1708

blog.lapor.go.id

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

Antara Sumbar -- Kantor Staf Presiden RI mendorong masyarakat untuk menyampaikan pengaduan tentang masalah pembangunan dan pelayanan publik melalui situs www.lapor.go.id serta layanan pesan seluler ke nomor 1708.
 
"Pemerintah telah membuat layanan pengaduan yang dikelola langsung Kantor Staf Presiden, pastikan laporan yang disampaikan berisi informasi yang jelas dan disertai data pendukung," kata Manajer Pengaduan Online situs www.lapor.go.id Kantor Staf Presiden, M Gibran Sesunan di Padang, Senin.
 
Ia menyampaikan hal itu saat tampil sebagai pembicara dalam Lokakarya Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional yang digelar Ombudsman perwakilan Sumbar.

CNN Indonesia -- Kantor Staf Presiden turut memantau distribusi dan pemanfaatan dana desa melalui sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Deputi bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas Darmawan Prasodjo mengatakan LAPOR menjadi sarana agar masyarakat aktif memantau dana desa di daerahnya masing-masing. "Sistem pengaduan masyarakat harus dibuat bukan seperti talking to the hand, sehingga penyelesaian masalah sampai benar-benar rampung," ujar Darmawan melalui keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia, Selasa (29/9). Darmawan mengatakan masyarakat dapat melaporkan pemanfaatan dana desa di daerahnya melalui aplikasi telepon genggam, Twitter atau pesan singkat ke 1708.

Read more: Pemerintah Ajak Masyarakat Pantau Dana Desa Lewat LAPOR!

Go to top