Detik.com - Kantor Staf Presiden merilis layanan pengaduan masyarakat melalui Twitter. Cuitan netizen dengan tagar #LAPOR kini akan otomatis masuk ke dalam sistem LAPOR!. Sebelumnya Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) telah dibuka melalui situs www.lapor.go.id, SMS 1708, dan mobile aplikasi. 

Deputi I Bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo mengatakan, inovasi pelaporan lewat jejaring sosial ini dilakukan agar masyarakat semakin mudah menyuarakan aspirasinya. Pengembangan LAPOR! melalui Twitter ini, menurut Darmawan, menunjukkan komitmen pemerintah untuk senantiasa terbuka dan partisipatif. 

"Agar suara masyarakat bisa terkonsolidasi dan tak tercecer di dunia maya," kata Darmawan di Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Sabtu (8/8/2015).

Melalui LAPOR! masyarakat juga dapat memantau status penanganan pengaduan dan aspirasinya melalui Tracking ID laporan dan notifikasi untuk setiap tindak lanjut. Dengan begitu, kata Darmawan melanjutkan, masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan pemerintah. "Masyarakat berhak tahu bagaimana dan sejauh mana pemerintah menindaklanjuti aduannya," kata dia.

Cara pengaduan di Twitter adalah dengan menuliskan tagar #LAPOR (spasi) isi laporan diakhiri dengan penyebutan @LAPOR1708. Sebagai contoh, laporan mengenai infrastruktur dapat disampaikan dengan format: #LAPOR Jalan lintas Lampung –Bengkulu rusak dan membahayakan pengendara, mohon segera diperbaiki @LAPOR1708. 

Laporan masyarakat secara otomatis akan terintegrasi dan terdokumentasi di sistem LAPOR!. "Kemudian laporan yang sangat berharga itu akan diteruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti," ujar Darmawan.

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Eko Sulistyo, menambahkan bahwa Presiden Jokowi senantiasa ingin mengajak seluruh masyarakat dan relawan ikut aktif dalam pembangunan. Melalui LAPOR!, kata Eko, Presiden berharap seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke melaporkan perkembangan program pembangunan dan kinerja berbagai sektor pelayanan publik. 

Menurut Eko, keterlibatan masyarakat begitu penting, "karena Presiden Jokowi selalu ingin tahu bagaimana kondisi riil di lapangan," kata Eko.

Sadar peran publik amat penting, LAPOR! juga menjembatani beberapa aplikasi pengaduan yang dibuat oleh masyarakat, seperti laporpresiden.org dan kawalmenteri.org. Berbagai aduan yang masuk ke kedua kanal tersebut difasilitasi LAPOR! untuk diteruskan ke instansi pemerintah terkait. Dengan demikian, partisipasi publik dapat dikelola dengan optimal untuk peningkatan kualitas pembanguna

Sumber: (Detik.com http://news.detik.com/berita/2986805/kantor-staf-presiden-buka-layanan-pengaduan-via-twitter)

Go to top