SOLOPOS.COM - Warga DKI Jakarta yang sering mengadu permasalahan kota lewat SMS Gubernur dan Wakil Gubernur akan dimasukkan dalam wadah khusus bernama Lapor!.

Lapor merupakan kepanjangannya dari Laporan Pengaduan Online Rakyat. Lapor merupakan sebuah sarana berbentuk aplikasi media sosial yang melibatkan partisipasi publik bersifat dua arah.

 

Deputi III Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Agung Hardjono mengatakan laporan bisa diintegrasikan melalui SMS, Facebook, Twitter maupun Email.

Semua aduan ditampung dalam wadah website lapor.ukp.go.id yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. 

“Rakyat yang mengadu soal kemacetan, banjir, jalan rusak bisa SMS ke Pak Jokowi atau Pak Basuki, nanti akan di forward ke Lapor!,” katanya, Selasa (8/1/2013).

Misalnya warga tidak SMS ponsel milik Gubernur, rakyat bisa mengadu lewat SMS nomor 1708. Setelah aduan masuk kemudia didisposisikan ke dinas, kelurahan, kecamatan yang berkaitan.

Diharapkan dengan cara seperti ini, dalam kurun waktu satu minggu aduan warga bisa dicarikan solusi. Misalnya rakyat belum puas bisa melakukan interaksi dengan membalas pesan Pemprov DKI.  

Website ini sudah diterapkan di 54 Kementerian/Lembaga termasuk DKI Jakarta. Gubernur dan Wakil Gubernur bisa memantau pengaduan dan penyelesaian langsung melalui smart phone atau perangkat komputer.

“Misalnya ada banjir di foto, diinformasikan ke sini kemudian dicari solusi. Kerjanya seperti itu,” imbuh Agung.

Sumber: solopos.com

http://www.solopos.com/2013/01/08/lapor-wadah-warga-jakarta-salurkan-unek-unek-365949

Go to top