Seorang pengunjung tempat wisata Benteng Kuto Besak, yang terdapat di Kota Palembang, mengeluhkan bahwa tempat wisata tersebut dipenuhi oleh pedagang kaki lima (PKL). Tempat wisata yang seharusnya menjadi tempat rekreasi yang nyaman, justru menjadi tempat rekreasi yang tidak kondusif karena banyaknya PKL liar, mulai dari PKL yang menjajakan makanan, odong-odong, dan berbagai mainan anak lainnya. Selain itu, pengunjung tersebut ternyata juga menemukan bahwa di Benteng Kuto Besak terdapat CCTV. Namun, pemanfaatan CCTV tersebut belum optimal karena tidak didukung oleh pengawasan langsung oleh Pemerintah Kota Palembang.

Pengunjung tersebut melaporkan kejadian yang ia alami karena kurangnya peran pemerintah dalam menyediakan tempat wisata yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Dalam waktu empat hari setelah laporan pengunjung tersebut dilaporkan melalui SMS ke 1708, Pemerintah Kota Palembang meneruskan laporan tersebut kepada Satpol PP Kota Palembang, dan petugas langsung turun untuk menindak dan menertibkan kawasan wisata Benteng Kuto Besak. Petugas menemukan berbagai barang bukti serta menangkap pihak yang melakukan pelanggaran.

Setelah dilakukan penertiban tersebut, lokasi wisata Benteng Kuto Besak sudah kembali nyaman bagi pengunjung. Pemerintah Kota Palembang juga mengapresiasi pelapor karena telah turut serta dalam mengawasi dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di wilayah Kota Palembang.

Untuk laporan lengkapnya, dapat dilihat dengan tracking ID #1916449. Mari turut peduli dengan masalah sekitar Anda dengan ikut melaporkan dan mengawal pembangunan serta pelayanan publik melalui LAPOR! di www.lapor.go.id atau SMS ke 1708. (AWN)

 

Go to top